Monday, 21 September 2015

Mengenal Misi Medis Suriah (Bagian 3): Operasional dan kerja MMS

1. Penggunaan dana
Sejak masa penggalangan dana online pada pertengahan 2013, Misi Medis Suriah telah mengirim bantuan kemanusiaan mencapai 16 milyar Rupiah. Dana dari para Muhsinin tersebut tidak dipotong dengan tetek-bengek operasional atau semacamnya. Untuk operasional dan pengiriman relawan, MMS memiliki sumber pembiayaan sendiri yang terpisah dari donasi kemanusiaan.

Begitu juga untuk membiayai kegiatan NGO di basecamp Indonesia, insya Allah sebisa mungkin ditanggung oleh pengurus pribadi. Tim yang dibentuk pun sekecil mungkin namun efektif dan efisien. Sehingga tetap mampu "melayani" para donatur dengan sebaik-baiknya, setepat-tepatnya pada yang berhak.

2. Kegiatan kerja di Suriah
Semenjak revolusi pecah lalu hingga sekarang, berbagai faksi perlawanan telah berdiri, dengan berbagai perbedaan ideologi mereka. Ada FSA sebagai faksi tertua, dengan berbagai bagian-bagiannya (+coraknya). Ada Jabhah Islamiyah yang disebut sangat dekat dengan paham 'Salafi', atau secara spesifik ada nama besar Ahrar Syam, Jaisyul Islam, Asharusy Syam dll. Hingga Jabhah Nushrah yang merupakan anak ideologis Al-Qaeda di Suriah, yang mendapat label kelompok "teroris" oleh berbagai negara.

Mereka semua memiliki wilayah dikontrol secara de facto. Utamanya di 3 tiga provinsi, yaitu Idlib, Lattakia dan Aleppo. 3 Provinsi inilah kami banyak beroperasi.

MMS tidak berafiliasi dengan satupun kelompok tersebut, kami bersahabat dan bekerja sama dengan siapa saja, yaitu orang-orang baik yang sangat cinta pada agama Allah.

Dalam menyebarkan bantuan, ke pengungsian hingga mencari Domba kurban, siapapun termasuk kami harus berkoordinasi dengan penguasa lokal atau otoritas setempat, yaitu faksi-faksi tersebut. Untuk mempermudah kerja di situ, izin masuk harus diperoleh, melewati checkpiont dan juga sebaiknya dikawal oleh bukan orang majhul (tidak dikenal) atau sama-sama planga-plongo di wilayah itu.

Tujuannya apa?
Ya demi kelancaran dan keamanan, semua NGO atau jurnalis yang bekerja lalu lalang di dalam wilayah Suriah harus melakukannya.

Suriah adalah negara perang dan berbahaya, jadi makin banyak kenalan makin memudahkan memasuki wilayah baru. Tidak bisa sekedar mengaku "kami fans Ahrar Syam dari NKRI!" (misalnya) lalu urusan jadi gampang di wilayah Ahrar. Segala kecurigaan dan kewaspadaan tinggi ada pada orang tak dikenal. Bisa saja dia Khawarij, bisa saja dia intel rezim dan sebagainya.


Kesimpulan:
Maklumat MMS dan komunitas Wagaring secara resmi!
Sebagai sesama Muslim kami mendukung jihad atau perjuangan kaum Muslimin Suriah hingga hari ini, namun kami bukanlah pendukung atau fans faksi mujahidin tertentu. Karena kelompok jihad bisa salah, tapi jihad tak pernah salah, sebab musuhnya lah yang salah (Khawarij, kufar dan Syi'ah).

------------------------------
Mari membantu perjuangan Ahlusunnah Suriah melalui Misi Medis Suriah dengan menyisihkan harta kita. Salurkan donasi terbaik anda melalui rekening berikut:
Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro,Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis,Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH