Wednesday, 7 October 2015

Tips Ringan Beroperasi di Suriah, oleh Fathi Nasrullah Attamimi

Berikut hal-hal kecil dan tips yang harus diperhatikan bagi relawan maupun "pelancong" yang masuk di negara perang Suriah

1. Pakai hp merk Samsung, jangan selainnya. Apalagi kalo mau diisi simcard Turkcell atau Syriatell. Sebabnya Turki punya suatu sistem yang mana setiap hp asal luar negeri yang diisi simcard Turki, hanya bisa bertahan maksimal 1,5 bulan. Setelah itu harus didaftarkan ke badan telekomunikasi setempat dan bayar pajak lumayan mahal, sekitaran 500-750rb. Kalo tidak teregistrasi maka kartu tersebut akan diblokir
Jika beli kartu baru pun rugi, Sebab simacard Turki lumayan mahal, mencapai 300-500rb
Selain itu beberapa alasan berikut:
-Merk Samsung paling mudah perbaikannya. Tidak perlu dibawa ke Turki kalau rusak. Di kota-kota kecil Suriah banyak servisan hp Samsung
-Paling banyak dipakai di daerah mujahidin. Di daerah Nushairiyah biasanya Sony atau Iphone
-Paling tinggi harga secondnya
-Paling banyak aksesorisnya
-Kalau tidak bawa Samsung atau hp kita tidak bisa diganti kartunya, maka beli saja di Suriah satu hp Samsung untuk dijadikan router/tethering. Isi Turkcell sekaligus Syriatell, Aktifkan hotspotnya, untuk Wifi-an perangkat lain
-Standar harga Samsung Duos (standar yang biasa dipakai untuk router/ ethering) seri terbaru sekira 100-120 dollar

2. Kalau beli mobil second Suriah, jangan seorang muhajir (pendatang) yang beli. Dijamin mahal jadi banget! Cari anshar (warga asli) yang terpercaya, Kasih dia upah uang, suruh cari yang bagus. Atau bisa juga kita yang pilih, lalu tandai pilihan kita dan pulang, Jadi tinggal suruh si anshar yang melakukan transaksi beli. Mungkin kepada si anshar kita kasih uang lelah sebesar 100-200 dollar, Tapi jumlah itu jauh lebih hemat daripada kita (muhajir) sendiri yang beli. Selisih harga bisa 2rb-5rb dollar!

3. Beli mobil jangan merk aneh-aneh. Ini panduannya :
-Hyundai untuk jenis van
-Mitsubishi atau Hilux untuk jenis double cabin dan 4WD
-KIA dan Hyundai untuk jenis truk kecil
-Mazda dan Hyundai untuk jenis sedan
Panduan berdasar ketersediaan part, harga jual beli, dan konsumsi BBM. Juga karena bengkelnya banyak, murah dan mudah

4. Jangan beli mobil yang BBM-nya jenis bensin! Seliter bensin rerata sebanding 4-5 liter solar. Selain itu harga jual lagi mobil bensin pasti jatuh tuh tuh tuh alias terjun bebas...

5. Biasakan mengisi bahan bakar solar campur. Setengah Nidzomi, setengah lagi Aa'diy. Bagus untuk daya tahan mesin, sekaligus tenaga ketika menghajar medan berat. Biasa selisih harga antara Nidzomi dengan Aa'dy cuma lebih mahal 20-30 lira Suriah saja perliter-nya

6. Kalau mengisi bensin biasakan penuh. Ini daerah medan perang bung, tidak ada pom bensin kecuali penjual eceran pinggir jalan. Itupun cuma di kota-kota besar saja. Lebih bagus lagi jika membawa jerigen 20 liter khusus BBM

7. Komunikasi via WA baik di dalam maupun ke luar negeri bisa menggunakan Turkcell atau Syriatell. Tapi jika untuk penggunaan sms/telepon maka khususkan Turkcell. Jangan pakai Syriatell! Karena bisa disadap rezim Assad

8. Banyak Wifi berbayar di Suriah, namanya 'Al-Mohajeron' atau 'Shbab' atau 'Al-Salam', Dll. Entah bagaimana instalasinya, yang jelas kita cukup beli paketnya megabyte-nya saja sesuai kebutuhan, Nanti diberikan user id dan password khusus. Sekali beli bisa dipakai dimanapun ada jaringan Wifi tersebut

9. Kalau punya kamp/sekre tepat di perbatasan, seperti kantor MMS yang berlokasi aman di bawah hidung para Jandarma (Tentara Turki penjaga perbatasan), bisa pakai paket internet unlimited dari operator Turki. Macam Speedy-lah kalau di Indonesia. Cuma harganya luar biasa mahal! 75 dolar perbulan!

10. Kalau antum relawan, jangan bawa bedil/senjata, apalagi narsis nenteng-nenteng. Selain mencurigakan, di checkpoint (pos periksa) yang tak kenal bisa jadi makin ribet dengan banyak pertanyaan, selain itu juga bikin berat saja. Terutama kalau beroperasi di daerah yang aman dari pertempuran darat. Biar para pengawal kita saja yang bawa. Tapi untuk keamanan sediakan senjata cadangan satu set lengkap magazin dsb (note: di Suriah pun ada 'begal berbulu mujahidin')

11. Usahakan mengerti percakapan dasar bahasa Arab Ammiyah (pasaran/gaul) Suriah, jangan Fusha (EYD-nya bhs. Arab). Orang sini paling malas dan agak 'lola' kalau kita ajak ngobrol menggunakan Fusha. Selain itu supaya kita mengerti apa yang mereka omongkan. Kadang juga orang sini suka "ngerasani" kalo lihat kita gaya planga-plongo

12. Kecuali ente orang tajir atau misal anaknya Bill Gates dengan finansial tebal, jangan pernah ramai apalagi gembar-gembor ketika pembagian bantuan. Bukan apa-apa, kalo satu dibagi, yang lain mesti mengerubung. Biasakan diam-diam saja dalam pembagian bantuan

13. Usahakan membagi bantuan dengan sistem dari tangan ke tangan. Antum yang bagikan langsung ke penerima, jangan diwakilkan kecuali sudah percaya penuh termasuk kejujuran dan kapabilitasnya. Bukan apa-apa, tidak semua orang itu jujur dan tidak semua orang jujur itu mampu dan pintar, sering juga orang jujur kena tipu

14. Diantara yang umumnya terlupakan oleh lembaga bantuan adalah para janda dan yatim syuhada. Keluarga mujahidin atau keluarga yang suami/bapaknya dipenjara. Biasanya yang sering dapat bantuan itu warga kamp pengungsian atau garis belakang

15. Catat, jangan biasakan coba bantu senjata atau mobil pada mujahidin. Meski sesulit apapun kondisinya, kalau mereka ribath atau tempur. Entah bagaimana caranya pasti dapat senjata atau mobil sendiri. Selain itu harga senjata yang AK rerata 500-1200 dollar, nilai ini bisa dipakai untuk biaya hidup 5-12 keluarga perbulan!
Apalagi bantu mobil yang sekira harganya 10rb-15rb dollar, bisa buat operasional pabrik roti sebulan!
Tapi yang paling penting adalah cegah kerawanan terjadinya kecemburuan sosial. Ada kasus tim kemanusiaan Eropa digeruduk satu kompi mujahidin yang minta bantuan mobil seperti yang diberikan kepada grup mujahidin lainnya

16. Kalau mau 'nyalamin duit' pada keluarga mujahid, perhatikan ada tidak bungkus rokok di situ. Kalau ada, mending tidak usah kasih, atau kasih sedikit saja. Atau kalau mau kasih banyak, langsung ke bapak/ibunya, yang sekira kredibel penggunaannya. Maklum, kondisi penuh tekanan begini bikin perokok makin kencang ngebulnya (hiburan)

Sekian. InsyaAllah dengan pengalaman sejak 2012 sampai hari ini, kami berusaha menjalankan amanah sebaik-baiknya. Tentu tidak sempurna, kadang kami salah, hampir kena tipu, Dsb, Tapi Alhamdulillah seringnya Allah selamatkan dan tuntun kami ke arah yang benar.
Ada pertanyaan? Silakan tulis di kolom komentar atau buka FP kami
Atau mungkin ada bantuan? Silahkan transfer ke rekening berikut:

Rek Donasi Suriah dan Rohingya
 

Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi: Ikrimah 081809406405


Jazakumullah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum