Friday, 11 December 2015

Ketegaran Zainab


Muhammad Ballur, aktivis media tempatan menulis cerita ringkas tentang seorang gadis kecil dari pinggiran Damaskus yang bernama Zainab. 

Siapakah Zainab?
Hari itu pesawat durjana rezim memborbardir kota kecil Kifr Bathna di pinggiran provinsi Damaskus. Roket-roket jahat itu menghantam dan menghancurkan segalanya! Debu-debupun berhamburan diirigi jerit tangis menyayat jiwa. Tubuh-tubuh yang jatuh berlumuran darah bertebaran di mana-mana.
Lalu datanglah ambulans ke tempat kami dengan mengangkut 6 jasad berlumuran debu dan darah, dua diantaranya seorang ibu dan seorang anak kecil yang masih menghembuskan nafas antara hidup atau mati. Si ibu sudah dipindahkan ke tempat lain untuk mendapatkan perawatan. Tinggal 'lah si gadis kecil sendirian.
Maka kudekati ia, namun lidahku kaku tidak mampu berucap apapun. Karena hatiku betul-betul tergoncang kasihan melihat keadaan ini, begitu mengenaskan. Saat aku masih berusaha memulai merangkai kata. Telingaku mendengar gadis kecil berucap: ”Alhamdulillah.”
Aku masih saja membisu. Dengan wajah kesakitan gadis kecil ini melanjutkan bicaranya, ”Saudara-suadaraku telah pergi ke syurga mendahuluiku, begitu juga dengan ibuku!"
Akhirnya aku sanggup menguasai diri, dan mulai bertanya padanya,
“Nak namamu siapa dan ayahmu siapa?”
“Namaku Zainab Darwisy ayahku seorang mujahid dan ia sudah syahid.”
Aku tak mampu lagi untuk berkata-kata di hadapan gadis kecil ini. Dia mengatakan itu semua tanpa tetesan air mata dan tanpa mengaduhkan rasa sakit yang tengah menderanya. Maka kudapati diriku bagaikan kerikil di hadapan gunung yang menjulang tinggi.
Saat ini Zainab tengah menjalani perawatan. Semoga Allah segera menyembuhkannya.

~~~Duhai hati tiadakah lagi kelembutan padamu untuk sekedar rasa kasihan. Atau memang harus kuucapkan belasungkawa pada nurani yang telah menjadi mayat!~~~

----------------------------------
Silahkan sisihkan doa dan infaq terbaik untuk saudara kita Ahlussunnah Suriah. Pilihlah lembaga yang lebih anda percayai dan menenangkan hati. Jika ingin menyalurkan melalui Misi Medis Suriah melalui rekening berikut:
Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro,Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis,Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405
Donasi khusus operasional MMS via rekening berikut :
- MANDIRI 171 000 150 6743 (Kcp. Kediri Joyoboyo)
- BCA 298 052 9935 (Kcp. Joyoboyo Kediri)
- BRI 126 101 001 79 8500 (KK. Buli)
Semua atas nama Ihsanul Faruqi
Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405


Jazakumullah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum