Monday, 4 January 2016

Pendar dalam gelap, Al-Qur'an terpatri dalam hati di tengah bahaya serangan udara

(Oleh Ihsanul Faruqi)

Pinggiran provinsi Idlib Khan Syeikhun, sepanjang hari itu kami sibuk mondar-mondir untuk membeli obat dan alat medis. Sejak pagi kami berputar dari satu tempat ke yang lain. Hingga kembali ke markas dalam keadaan matahari kembali ke peraduan. 


Kami lewati klinik menuju masjid untuk menunaikan sholat maghrib. Baru separuh perjalanan mendadak seluruh lampu baik jalanan ataupun rumah dipadamkan. Jeritan alarm tanda bahaya meraung-raung, pesawat tempur musuh menggemuruh membelah langit senja Khan Sheikhun. Dengan bergegas kami tetap lanjutkan perjalanan ke masjid.

Sesampainya di sana sholat jama'ah telah usai. Sekilas tampak di depan mata kami di pelataran masjid sesosok anak muda berjalan mondar-mandir. Kemudian kami perhatikan lebih seksama terlihat jelas di atas kedua belahan telapak tangannya tergenggam sebuah mushaf Al-Qur'an. Sesekali dia buka sesekali dia tutup. Sekali ia tundukkan kepala, kali lain mendongakkannya. Larut sekali dia dalam bacaan Alqurannya tanpa peduli sekelilingnya. Padahal di luaran jeritan manusia dibalut ketakutan dan kecemasan sangat.

Selesai mengambil wudhu, kami segera menuju ruang utama masjid. Si anak muda masih saja sibuk dengan mushaf di tangannya. Kami tersenyum takjub karena keadaan semakin gelap dan dia tidak membawa penerang di dekatkanlah mushafnya lebih dekat ke mukanya sembari memicing-micingkan mata agar tulisan tetap terlihat.

Ketika kami sudah masuk ruangan sholat yang tampak hanyalah gelap tanpa. Di samping salah satu tiang masjid terlihat samar sekumpulan anak belasan tahun mengelilingi seorang tua. Masing-masing memegang sebuah senter kecil redup dan sebuah mushaf, seorang dari mereka membaca Al-Qur'an bil ghoib (tanpa melihat mushaf) dan yang lain menyimak. Masya Allah, Allahu Akbar yang kami lihat adalah sebuah halaqah penghafal Quran! Di tengah serangan udara dan balutan kegelapan!

Kami sholat agak menjauh ke belakang agar tidak mengganggu mereka. Samar telinga ini mendengar si anak menyetorkan hafalan surat Annisa. Sesekali terdengar teguran dari sang guru. Kemudian setiap orang membaca satu halaman. Di luaran masih saja terdengar sirine dan ledakkan. Dan itu sama sekali tak mengusik kekhusyu'an mereka belajar Al-Qur'an.

Selesai sholat kami tidak segera beranjak. Kami lepaskan penat seharian dengan menikmati sesaat bacaan Al-Qur'an pemuda-pemuda hebat di hadapan kami. Ada asa harapan yang menggumpal-gumpal akan dekatnya kemenangan dan pertolongan-Nya. Namun juga tak kami pungkiri terselip rasa malu yang sangat, dengan kebesaran tekad mereka. Dalam segala keterbatasan di bawah bayang-bayang ketakutan dan kematian mereka masih sempat mereka mempelajari Kalamullah.

(saat itu) Terbayang di pelupuk mata ini, nun jauh di sana di negeriku yang bernama Indonesia. Alangkah banyak pemuda-pemudinya melalaikan Al-Qur'an. Mereka disibukkan dengan dunia dan segala hura-hura padahal mereka dalam keadaan aman. Hadahumullah wa Iyyana, Semoga Allah menunjuki mereka dan kita semua!

ولم ارى في عيوب الناس عيبا
كنقص القادرين على ﺍﻟﺘﻣﺎم

Tidaklah kulihat hal yang paling cacat diantara kecacatan, sebagaimana kurangnya mereka yang mampu untuk melakukan kesempurnaan.

Jangan lupakan Suriah! Sisihkan doa dan infaq terbaik untuk saudara kita Ahlusunnah di sana. Pilihlah lembaga yang lebih anda percayai dan lebih menenangkan hati. Bagi yang ingin menitipkan donasinya lewat kami, melalui rekening di bawah ini:


Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405
Suriah (Khusus pesantren)

Donasi khusus operasional MMS via rekening berikut :
- MANDIRI 171 000 150 6743 (Kcp. Kediri Joyoboyo)
- BCA 298 052 9935 (Kcp. Joyoboyo Kediri)
- BRI 126 101 001 79 8500 (KK. Buli)
Semua atas nama Ihsanul Faruqi
Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405
 Jazakumullah khairal jaza
Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum